Runner Up 2 Miss Indonesia 2019 Ajak Anak-Anak Semangat Belajar

https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 16 612 2030793 runner-up-2-miss-indonesia-2019-ajak-anak-anak-semangat-belajar-9zgYZkaCY5.jpegSharon M. Sumolang ajak anak anak semangat belajar (Foto:Okezone)

GENERASI muda yang cerdas, adalah aset dari suatu bangsa. Sebab di tangan para generasi muda yang cerdas dan berpendidikan inilah, kelangsungan dan kemajuan sebuah negara bisa diraih.
Kesadaran akan pentingnya pendidikan inilah yang menjadi salah satu perhatian dari Sharon M. Sumolang, Runner Up 2 Miss Indonesia 2019.
Diketahui, Sharon bersama Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menggelar acara "crowdfunding campaign” untuk penggalangan donasi beasiswa anak-anak sekolah dasar.
 
Sekolah dasar tersebut diantaranya adalah Madrasah Ibtidaiah (MI) Tunas Karya, MI Raudlatul Islamiyah, MI Al-Muawanatul Khaeriyah, SDI Suraya, dan SDS Bina Pusaka. Di mana donasi beasiswa yang terkumpul nantinya akan disalurkan oleh CIPS pada bulan Mei 2019 mendatang, untuk kebutuhan uang pangkal sekolah menengah pertama.
Runner Up 2  Miss Indonesia 2019, Sharon M. Sumolang merasa ada kesamaan visi dengan CIPS, perihal pendidika. Maka ia memilih untuk turut hadir di acara "crowdfunding campaign” di MI Tunas Karya Tambora untuk memberikan kelas motivasi kepada anak-anak.
"Ketika saya ditawari kerjasama untuk program dari CIPS ini saya melihat ada kesamaan value dan visi misi dengan saya dimana saya percaya bahwa anak-anak harus mengenyam pendidikan dan harus mendapat akses terhadap edukasi di Indonesia," ucap Sharon di MI Tunas Karya Tambora, Jakarta, Jumat (15/3/2019).
Ia menjelaskan dengan melihat kesamaan keselarasan value antara dirinya dan CIPS yang ingin terus sharing mengenai pendidikan membuat Sharon tidak memiliki keraguan sama sekali dan itu yang melatarbelakangi dirinya untuk mau ikut terjun bertemu anak-anak, melihat mereka untuk belajar.
"Buat saya itu suatu pengalaman berharga, hari ini kami datang ke sekolah, bertemu dengan anak-anak yang punya potensi besar, punya mimpi yang luar biasa, saya kasih mereka motivasi, mengajak mereka untuk apapun kondisi yang mereka hadapi, bagaimana kondisi ekonomi mereka, itu tidak boleh membuat mimpi mereka surut, harus tetap punya mimpi yang besar dan terus sekolah tidak cuma sampai sekolah dasar," imbuh Sharon.
Lebih lanjut, Sharon menjelaskan melalui kegiatan seperti ini selain anak-anak terbantu dan mimpi mereka dikembalikan lagi, keinginan mereka menggapai mimpi, keinginan kuat mereka untuk belajar pulih kembali.
"Saya berharap hal ini menginspirasi lembaga masyarakat lain berkontribusi nyata kerjasama memberi beasiswa dan membantu anak-anak lain. Sebelumnya di kuliah memang sudah aktif di himpunan dan pernah jadi Kaka asuh, aku melihat antusiasme anak-anak ini mirip sekali dengan waktu aku pergi ke India dan mengajar di sana. Melihat seperti itu lagi sekarang, buat aku bahagia dan semangat untuk membantu mereka. Anak-anak disini punya cita-cita beragam, Ada yang mau jadi dokter, aktris, penyanyi, lucu-lucu dan semuanya tidak ada yang mustahil," tambahnya.
 
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah MI Tunas Karya, Jamaludin Dina mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kunjungan tersebut dan ia berharap semoga kegiatan ini membantu sekolah MI Tunas Karya ke depannya.

"Sangat mendukung program ini untuk anak-anak yang tidak mampu, apalagi ketika lulus dari sekolah swasta itu membutuhkan biaya, dengan adanya CIPS ini sangat membantu untuk orang tidak mampu. Saya juga mengharapkan agar Pemerintah lebih membantu lagi untuk madrasah, guru honorer, dan saya mohon bantuannya untuk meja karena kami memiliki ekstrakulikuler silat, komputer tidak ada dan ingin ada marching band untuk menambah kegiatan siswa," tutur Jamaludin.

Share:

Arsip Blog

Recent Posts